Australia Hibahkan Rp 376 Miliar Danai IPAL Palembang

Australia Hibahkan Rp 376 Miliar Danai IPAL Palembang

TEMPO.COJakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memperoleh hibah dari pemerintah Australia untuk merealisasikan pembangunan Instalansi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di kota Palembang.

Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR, Sri Hartoyo mengungkapkan, pembangunan IPAL tersebut sebagai salah satu inisiatif yang dikembangkan untuk mewujudkan universal akses sanitasi. Dia menjelaskan selain melalui program hibah Pemerintah Australia adapula kolaborasi pendanaan Pemerintah Pusat, Provinsi Sumatera Selatan dan Pemerintah Kota Palembang.

Dia mengestimasi kebutuhan pendanaan untuk program ini sebesar USD 72,61 Juta atau setara dengan Rp 943 miliar. Sri memerinci Rp 330 miliar merupakan kontribusi APBN Ditjen Cipta Karya, Kementerian PUPR. APBD Provinsi Sumetera Selatan dan Pemerintah Kota Palembang, masing-masing sebesar Rp 118 miliar serta Rp 376 miliar dari hibah Pemerintah Australia kepada Pemerintah Kota Palembang.

“Hibah Pemerintah Australia kepada Pemerintah Kota Palembang ini akan dibayarkan dengan pendekatan output based atau yang berbasis kinerja,” tuturnya seperti yang dikutip dari keterangan resminya, Rabu (5 Oktober 2016)

Sri Hartoyo mengharapkan, dengan terbangunnya IPAL ini akan menambah jumlah masyarakat yang mendapatkan akses terhadap sistem pengelolaan air limbah dengan memenuhi standar kualitas lingkungan sebesar 12.000 Rumah Tangga, melalui sistem terpusat atau sistem perpipaan.

“Hasil pembangunan ini diharapkan dapat membantu Pemerintah Kota Palembang dalam menjalankan kewajibannya untuk menyediakan sarana sanitasi yang memadai, serta membantu percepatan pencapaian target 100% akses sanitasi layak di tahun 2019.

Selain itu, kesinambungan komitmen tersebut juga tetap diharapkan dalam pembangunan infrastruktur Cipta Karya lainnya, seperti penyediaan air minum dan peningkatan kualitas permukiman kumuh, sehingga pencapaian target Gerakan nasional 100-0-100 di Kota Pelembang dapat tercapai.

Gubernur Provinsi Sumatera Selatan Alex Noerdin optimistis dapat ikut berpartisipasi dalam mendorong pencapaian 100% akses sanitasi layak di Kota Palembang sehingga dapat menjadikan Kota Palembang sebagai Kota Metropolitan.

“Pembangunan IPAL terbesar ini harus menjadi prioritas dan jangan ditunda-tunda, sehingga masyarakat Kota Palembang dapat segera merasakan manfaat IPAL tersebut,” tegas Alex Noerdin.

Sumber : TEMPO.CO

Tags: