en IPAL BIOFILTER -Pengolahan Air Limbah Biofilter http://taqindo.com/ipal/produk-layanan/ipal-biofilter-pengolahan-air-limbah-biofilter Prinsip teknologi pengolahan air limbah biofilter oleh CV. TAQINDO KARYA adalah proses biologis perpaduan aktifitas BIAKAN TERSUSPENSI dan BIAKAN MELEKAT. Biakan tersuspensi yaitu proses pengolahan limbah dimana mikro-organisme yang digunakan tersuspensi dalam air limbah , sedangkan biakan terlekat yaitu mikro-organisme dibiakkan pada suatu media sehingga melekat pada permukaan media. Sering juga proses ini disebut dengan proses film mikrobiologis atau BIO FILM. Sedangkan system yang digunakan oleh CV. TAQINDO KARYA adalah BIO FILTER KOMBINASI ANAEROB AEROB.

Prinsip kerja sistem ini adalah perpaduan penguraian air limbah oleh mikroorganisme yang tersuspensi dan lapisan biofilm yang melekat pada medium akan menguraikan senyawa-senyawa polutan yang ada di dalam air limbah misalnya BOD, COD, ammonia, phosphor dan lainnya. Pada saat bersamaan dengan menggunakan oksigen yang terlarut di dalam air senyawa polutan tersebut akan diuraikan oleh mikro-organisme menjadi biomasa.

Air limbah mengalir dari bawah ke atas (Down Up Flow) menembus kumpulan BIO BALL yang disuplai udara sebagai diffuser. Selama air bersentuhan dengan permukaan media terjadi proses biologis dimana prosestersebut bisa mengurangi kadar BOD dan SS.

Pengolahan air limbah menggunakan proses biofilter anaerob-aerob memiliki beberapa keunggulan antara lain :

  • Pengoperasiannya mudah.
  • Lumpur yang dihasilkan sangat sedikit karena melewati proses rantai makanan yang panjang dan melibatkan mikroorganisme dengan orde yang lebih tinggi dari pada proses lumpur aktif konvensional.
  • Tahan terhadap perubahan beban pengolahan secara mendadak baik konsentrasi maupun kapasitas pengolahan.
  • Kebutuhan udara untuk aerasi relatif kecil.
  • Air buangan memenuhi standar kualitas lingkungan.
  • Dapat di”upgrade” sesuai kebutuhan.

Alat Pengolah Limbah Domestik ( Ipal-Wwtp-Stp) Dengan Menggunakan Sistem Biofilter / Biocell / Jokahsu Atau Biofilm Anaerob Dan Aerob Plus Dengan Konstruksi Dari Bahan Fiberglass/ Frp Dan Beton Terutama Untuk Limbah Domestik.

Aplikasi

  • Rumah Tangga ( Tangki Septik)
  • Perumahan, Perkantoran
  • Hotel, Penginapan
  • Rumah Sakit, Kompleks Pendidikan
  • Pasar, Mall
  • Industri
  • Terminal, Bandara
  • Dll
]]>
2016-10-25T05:20:00
IPA / WTP - Pengolahan Air Bersih http://taqindo.com/ipal/produk-layanan/ipa-wtp-pengolahan-air-bersih Kami menyediakan teknologi pengolahan air baik menggunakan beton, plat baja maupun fiberglass dan PVC .

Kriteria Air Bersih / Air Minum :

  • Kualitas      : memenuhi persyaratan agar berfungsi secara baik dalam penggunanya
  • Kuantitas    : memenuhi kebutuhan agar jumlahnya cukup sesuai kebutuhan
  • Kontinuitas : tersedia dan terjangkau setiap saat

Kualitas :

  • Kualitas fisik        : bau, rasa, warna, suhu dan kekeruhan
  • Kualitas kimiawi :
    Anorganik : ditoleransi hingga batas-batas tertentu, terutama dampaknya terhadap     kesehatan. Contoh maksimum konsentrasi Cu = 1 mg/l, Zn = 5 mg/l

Organik : dibatasi karena dapat bersifat toksik (baik karsinogen, maupun npn-karsigen), seperti senyawa aktif pembentukan pestisida dll

  • Kualitas biologi : indikator pencemaran air oleh aktivitas domestik, contoh : bakteri eschericia coli
  • Kualitas radioaktif : bebas dari zat radioaktif

Jenis Pengolahan Air Bersih :

  • Penjernihan : bertujuan menurunkan kekeruhan, Fe dan Mn
  • Pelunakan  : bertujuan menurunkan kesadahan air
  • Desinfeksi  : bertujuan membunuh bakteri patogen

Jenis Proses Pengolahan Air Bersih :

  • Secara fisika : tidak ada penambahan zat kimia (aditif), contoh: pengendapan, filtrasi, adsorpsi, dll
  • Secara kimiawi : penambahan bahan kimia sehingga terjadi reaksi kimia. Contoh penyisihan logam berat,
    pelunakan, netralisasi , klorinasi , ozonisasi , UV, dsb
  • Secara biologi : memanfaatkan aktivitas mikroorganisme. Contoh saringan pasir lambat

Pengolahan Air Khusus

  • Penurunan kesadahan (air tanah) :Penambahan kapur atau kapur soda
  • Pertukaran ion: Ca++ + Na2R → CaR + 2Na+
  • Penurunan Fe dan Mn : Oksidasi dan pengaturan pH
  • Penyisihan materi terlarut (Total Dissolved Solid) : Membran
  • Penyisihan bau, rasa dan warna: Adsorpsi (karbon aktif)
]]>
2016-10-25T05:11:00
IPAL BIO SEPTIC Pengolahan Limbah Bio Septik Tank http://taqindo.com/ipal/produk-layanan/ipal-bio-septic-pengolahan-limbah-bio-septik-tank CV. TAQINDO KARYA mengembangkan pengolahan limbah domestik dalam bentuk Septic Tank Biofilter Tanpa Kuras. BIO-ST SSeries dan MSeries merupakan pengembangan teknologi tangki septic dengan sistem biofilter anaerob untuk keperluan rumah tangga maupun limbah domestik lainnya yangmemiliki berbagai keunggulan dibandingkan dengan sistem konvensional.

Teknologi ini dipersembahkan untuk turut serta menjaga kualitas air tanah dan lingkungan dengan konstruksi yang kuat dan harga yang relatif terjangkau.

Kondisi Desain :

  • Sistem     : Suspended & Attached Growth Biological Treatment menggunakan Biofilmmedia
  • Tangki     : Fiberglass (FRP)
  • Biomedia : PET / PVC / HDPE
  • Pipa          : PVC
  • Manhole  : Fiberglass (FRP)

Keunggulan :

  • Tidak bocor
  • Keluaran memenuhi standar lingkungan
  • Tidak menyebabkan bau
  • Tidak perlu pengurasan
  • Dapat dipindah sewaktu diperlukan
  • Tahan lama dan bergaransi 10 tahun untuk kerusakan tabung
]]>
2016-10-25T01:13:00
IPAL INDUSTRI Pengolahan Air Limbah Industri http://taqindo.com/ipal/produk-layanan/ipal-industri-pengolahan-air-limbah-industri Untuk mengolah air limbah industri terlebih dahulu perlu dilakukan identifikasi terhadap hal-hal berikut ini :

  • Jenis atau karakteristik air limbah
  • Debit air limbah
  • Ketersediaan dan kondisi lahan
  • Target air olahan yang diharapkan

Terkait dengan teknis pengolahan air limbah industri dapat ditentukan tahapan prosesnya, jenis proses dan alat yang digunakan sebagai berikut :

        1. Tahapan Proses 

Pengolahan air limbah biasanya menerapkan 3 tahapan proses yaitu pengolahan pendahuluan (pre-treatment), pengolahan utama (primary treatment), dan pengolahan akhir (post treatment). Pengolahan pendahuluan ditujukan untuk mengkondisikan alitan, beban limbah dan karakter lainnya agar sesuai untuk masuk ke pengolahan utama. Pengolahanutama adalah proses yang dipilih untuk menurunkan pencemar utama dalam air limbah. Selanjutnya pada pengolahan akhir dilakukan proses lanjutan untuk mengolah limbah agar sesuai dengan baku mutu yang ditetapkan.

         2. Jenis proses dan alat pengolahan 

Terdapat 3 (tiga) jenis proses yang dapat dilakukan untuk mengolah air limbah yaitu : proses secara fisik, biologi dan kimia.

 1.  Proses fisik dilakukan dengan cara memberikan perlakuan fisik pada air limbah seperti menyaring, mengendapkan, atau mengatur suhu proses dengan menggunakan alat screening, grit chamber, settling tank/settling pond, dll.
 2.  Proses biologi dilakukan dengan cara memberikan perlakuan atau proses biologi terhadap air limbah seperti penguraian atau penggabungan substansi biologi dengan biofilter, lumpur aktif (activated sludge), attached growth filtration, aerobic process dan an-aerobic process.
 3.  Proses kimia dilakukan dengan cara membubuhkan bahan kimia atau larutan kimia pada air limbah agar dihasilkan reaksi tertentu.

 

Untuk suatu jenis air limbah tertentu, ketiga jenis proses dan alat pengolahan tersebut dapat diaplikasikan secara sendiri-sendiri atau dikombinasikan.

Pilihan mengenai teknologi pengolahan dan alat yang digunakan dengan mempertimbangkan aspek teknis, ekonomi dan pengelolaannya sehingga sistem IPAL yang dibangun dapat berjalan dengan efektif dan efisien.

]]>
2016-10-25T01:11:00
IPAL BIOGAS Pengolahan Air Limbah Biogas http://taqindo.com/ipal/produk-layanan/ipal-biogas-pengolahan-air-limbah-biogas CV. TAQINDO KARYA menyediakan teknologi pemanfaatan biogas. Biogas adalah energi yang murah dari bahan-bahan terbarukan seperti kotoran hewan, kotoran manusia, sampah dapur dan sampah bahan organik yang lain sehingga sangat mungkin untuk menggantikan BBM yang terancam habis. CV. TAQINDO KARYA telah mengembangkan penggunaan biogas untuk dijadikan sebuah sistem penghasil energi sekaligus pengolah limbah dan penghasil pupuk cair yang berkualitas tinggi.

Gas bio yang dihasilkan dari proses fermentasi terdiri dari : CH4 atau methane (60-70%), CO2 atau karbon dioksida (20-30%),O2 (1-4%),N2 (0,5-3%), CO atau karbon monoksida (1%) dan H2S (kurang dari 1%). Campuran gas bio ini menjadi mudah membakar jika memiliki kandungan gas methane sebesar lebih dari 50 %.

Apabila gas ini dibakar akan berwarna biru dan menghasil banyak energi panas. Satu meter kubik biogas setara dengan :

  • 5.200-5.900 Kcal
  • memanaskan air 130 Kg air dari 20 derajat sampai mendidih
  • setara dengan 0,46 Kg LPG, 0,8 ltr Bensin, 0,62 ltr Minyak Tanah dan 3,5 kg Arang Kayu
  • menyalakan lampu 60 watt selama 6 jam
  • menghasilkan listrik 1,25 kWh

 

]]>
2016-10-25T01:09:00
IPAL BIOTECH - Pengolahan Air Limbah Biotech http://taqindo.com/ipal/produk-layanan/ipal-biotech-pengolahan-air-limbah-biotech IPAL BIOTECH atau sistem biologis filter dari kami mampu mengolah semua Air Limbah Domestik dan Limbah Organik dari segala jenis kegiatan diantaranya : Hotel, Perumahan, Pasar, Mall, Pertokoan, Gedung Perkantoran, Rumah Sakit, Klinik, Apartemen, Bandara, Terminal, Sekolahan, Tempat Kerja Lainnya, Pabrik dan sebagainya.

]]>
2016-10-25T01:01:00